Jumat, 25 Mei 2012

CMS ( Content Management System )


Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenets pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
CMS ( Content Management System ) merupakan suatu system website dimana diperuntukkan bagi mereka yang awam mengenai dunia design web. User Friendly, mungkin kata itulah yang dapat digunakan untuk mewakili mereka yang ingin membuat website dengan mudah, dimana langkah-langkahnya dapat dikerjakan dengan mudah. kumpulan/pilihan. CMS yang bisa anda gunakan diantarannya  :
·         Drupal (http://drupal.org)
·         Joomla (http://joomla.org)
·         Wordpress (http://wp-cms.com)
·         PHP-Nuke (http://phpnuke.org/)
·         PHP-Nuke (http://phpnuke.org/)
·         ImpressCMS  (http://impresscms.org/)
·         MiaCMS (http://miacms.org/)
·         eZ Publish (http://ez.no/)
·         XOOPS (http://www.xoops.org/)
·         AuraCMS (http://auracms.org/)

Pemanfaatan CMS:
  • Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi / blog.
  • Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)
  • Dan lain-lain.
Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, Pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas juga, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasi, mengatur dan mengorganisir berbagai jenis dari isi/konten pada website.

Kelebihan dari Drupal :

1. Sistem Taksonomi

Drupal memiliki kelebihan dalam membuat sistem kategori dan klasifikasi yang sangat kompleks. Ini adalah salah satu kefleksibelan CMS ini. Pada Drupal terdapat istilah node yang mengacu pada semua konten yang ada. Kelebihan ini sangat membantu website yang mengutamakan konten sebagai nilai jualnya seperti situs portal berita.

2. Dukungan Database

Tidak hanya mendukung MySQL yang biasa digunakan CMS lainnya, Drupal juga mendukung PostgreSQL dan MS SQL. Sehingga menambah opsi lain dalam memilih software RDBMS.

3. Ringan

Bila dibandingkan dengan ukuran Joomla yang bisa mencapai 6,5 MB dan ketika diekstrak bisa mencapai 10 MB, atau wordpress yang berukuran 2,3 MB lalu ketika diekstrak menjadi sekitar 5 MB, Drupal sangat jauh lebih ringan. Drupal hanya berkisar diukuran 1 MB dan 3,3 MB saat diekstrak. Imbasnya ada pada kecepatan server untuk mengeksekusi perintah – perintah menjadi lebih ringan. Dan dengan file yang sangat sedikit juga mempermudah dalam perbaikan bug dan kinerja website nantinya.

4. Fitur Modular

Pada Drupal setiap penambahan fitur modul dan bloknya akan menambah sistem yang ada. Berbeda dengan CMS lain yang kadang menambah fitur yang sudah ada tetapi sedikit berbeda saja.

5. Development yang cepat

Dikatakan bahwa kecepatan keluarnya versi terbaru dari drupal adalah yang tercepat. Menurut saya kecepatan Drupal saat ini tengah bersaing dengan kecepatan pengembangan WordPress. Namun developernya berpendapat bahwa setiap update Drupal akan selalu menambahkan fitur yang setara dengan major version (biasanya minor version hanya perbaikan bug saja tanpa adanya fitur baru).

6. Multisite

Inilah satu fitur yang hanya ada di Drupal. User dapat membuat website anak di bawah website induk yang telah dibuat. Sangat menarik, misalnya anggota website bisa membuat websitenya sendiri – sendiri. Untuk update, kita hanya perlu mengupgrade website induknya saja. Lalu website – website anak akan mengikuti perkembangan website induknya.

7. Klasifikasi User

Pada drupal dimungkinkan untuk pengaturan user yang kompleks. Misalnya  seorang user bertugas untuk menulis dan mengedit, tetapi tidak memiliki kewenangan untuk mengedit tulisan user lain.

8. Forum

Tidak perlu menambahkan modul dari luar, fitur forum sudah satu paket dalam installasi Drupal.

9. Tracker

Drupal memiliki fitur untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh user tertentu. Pada website ini hanya dengan mengklik “Tracker” maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis. Drupal memang sudah memiliki fungsi tracker secara default.

Kelemahan :
§  Penggunanya tidak terlalu banyak, terutama di Indonesia.
§  Plugginnya tidak sebanyak joomla.

INSTALASI DRUPAL

Kebutuhan Instalasi Drupal :
Proses instalasi Drupal sejak versi 5.x lebih mudah dibandingkan versi 4.x. Berikut ini akan ditunjukkan cara menginstal Drupal di:
• lokal PC dengan WAMP5 menggunakan teknik Virtual Hosting
  • web hosting internet dengan fasilitas CPanel.
  • web hosting dengan fasilitas FTP maupun File Manager

Sebelumnya, periksa dahulu kebutuhan sistem yang diperlukan oleh Drupal:
           
·         Dianjurkan anda menggunakan minimal Drupal versi 5.x. Dapat di download (http://drupal.org/download.)   
·         PHP minimal versi 4.3.3. Dianjurkan versi PHP 4 atau 5 yang
terbaru.                               
·         MySQL minimal versi 3.23.17 atau PostgreSQL 7.3. Dianjurkan
menggunakan minimal MySQL 4.1 karena dibutuhkan oleh
Drupal 6. Dukungan untuk MS SQL dan Oracle belum tersedia secara langsung namun dapat dilihat di website:
·         Web server Apache atau IIS. Dianjurkan memakai Apache.
Drupal mendukung Apache 1 maupun Apache 2.

·         Space hard disk yang dibutuhkan Drupal hanya sekitar 3 MB
saja tetapi untuk tambahan module lainnya diperlukan sekitar
50 MB. Semua dokumen dan perubahan setting disimpan
pada database karena itu diperlukan pula kapasitas database
sesuai dengan banyaknya konten anda.
Instalasi Drupal Pada Lokal PC
Pada bagian ini akan ditunjukkan cara untuk:
·         Menginstal WAMP (Windows Apache MySQL and PHP)
·         Membuat Virtual Domain sehingga lokal PC anda seakan-akan
merupakan sebuah share web hosting, artinya anda dapat
membuat domain sebanyak Mungkin pada lokal PC anda
hanya dengan 1 IP saja
·         Membuat database Drupal
·         Menginstal Drupal

Untuk melakukan instalasi Drupal pada lokal PC maka langkahlangkahnya
adalah sebagai berikut:
·         Install WAMP (download di www.wampserver.com). Klik
WAMP5_x.x.x.exe klik Next sampai instalasi selesai.
·         Aktifkan WAMP (Start – All Programs – WampServer – Start
WampServer)
·         Buat folder c:\wamp\www\drupal-test\
·         Aktifkan setting Virtual Hosting dengan cara edit file
C:\wamp\Apache2\conf\httpd.conf. Dan hilangkan tanda #
pada baris :
#Include conf/extra/httpd-vhosts.conf
sehingga menjadi:
Include conf/extra/httpd-vhosts.conf
·         Edit file C:\wamp\Apache2\conf\extra\httpd-vhosts.conf
sehingga menjadi:
NameVirtualHost *:80
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin webmaster@drupal-test.coba
DocumentRoot c:/wamp/www/drupal-test
ServerName www.drupal-test.coba
ServerAlias www.drupal-test.coba
ErrorLog logs/drupal-test-error_log
CustomLog logs/drupal-test-access_log common
</VirtualHost>
·         Restart Apache (klik WampServer icon pada task bar, pilih
Apache – Restart Service).
·         Edit file host C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\host
menjadi:
127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 www.drupal-test.coba

Langkah di atas adalah untuk menginstal WAMP dan membuat virtual host di lokal PC sehingga kita dapat memanggil website Drupal dengan perintah http://www.drupal-test.coba secara langsung bukannya menggunakan http://localhost/drupal-test.

Membuat Database Drupal :
1. Buka phpMyAdmin, pada task bar klik bagian WampServer -
phpMyAdmin atau klik http://localhost/phpmyadmin/ pada
browser
2. Pada saat instalasi awal, user “root” pada MySQL tidak
memiliki password. Oleh sebab itu akan kita beri password.
Klik bagian Privileges

3. Klik pada Edit Privileges dan geser ke bawah sampai
menemukan Change Password. Masukkan password di
bagian Password dan Re-Type, misalnya “Drupal123” dan
klik Go.
4. Setelah browser anda Refresh (F5) maka phpMyAdmin akan
error karena password pada phpMyAdmin belum
disesuaikan. Untuk itu buka file konfigurasi phpMyAdmin
C:\wamp\phpmyadmin\config.inc.php.
Edit baris sekitar 71-73 menjadi:
$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'config';
$cfg['Servers'][$i]['user'] = 'root';
$cfg['Servers'][$i]['password'] = 'Drupal123';

5. Refresh (F5) kembali browser anda. Dan pada bagian Create
New Database, masukkan database= drupal-test dan
Collation= Collation
6. Jika berhasil maka muncul pesan: “Database drupal-test has
been created”
7. Selesai.

Instalasi Drupal
1. Download Drupal dari http://drupal.org/download
2. Extract ke folder C:\wamp\www\drupal-test\ sehingga tampak sebagai berikut:
C:\wamp\www\drupal-test\includes\
C:\wamp\www\drupal-test\misc\
C:\wamp\www\drupal-test\modules\
C:\wamp\www\drupal-test\index.php
dan seterusnya.
3. Dari browser ketik http://www.drupal-test.cobA sehingga tampak halaman awal  




4. Masukkan informasi sebagai berikut:
a. Database type: MySQL.
b. Database name: drupal-test.
c. Database username: root.
d. Database password: Drupal123
Untuk bagian password jangan lupa perhatikan huruf besar
dan kecil karena sangat berpengaruh.
5. Abaikan bagian Advanced options karena hanya diperlukan
jika anda menginstal Drupal dengan cara khusus berikut ini:
a. Drupal tidak diinstal pada localhost.
b. MySQL diinstall bukan pada port standar MySQL.
c. Anda menggunakan 1 buah Database yang sama
untuk menginstal beberapa website Drupal atau
menggunakan Database yang sama untuk Drupal dan
keperluan lainnya, misalnya Database Percobaan
dipakai untuk Drupal dan Joomla secara bersamaan.
Jika demikian maka masukkan prefix table agar
mudah mengenali tabel Drupal dan menghindari error
jika nama table ada yang sama.
6. Klik Save configuration.
7. Jika tidak ada error maka proses instalasi selesai

Menjalankan Drupal Pertama Kali
Setelah anda menginstal Drupal seperti yang ditunjukkan pada langkah-langkah di atas maka kita sudah siap untuk mulai mengatur website kita pertama kali. Ada 2 hal yang harus anda lakukan agar website anda dapat mulai beroperasi:
1.         Membuat user account untuk Administrator Drupal. Biasanya
user account ini bernama: admin.
2.         Membuat 1 buah konten. Biasanya berisi ucapan Selamat
Datang.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.         klik pada “your new site” atau buka http://www.drupaltest.
coba/
2.         Klik “create the first account” atau http://www.drupaltest.
coba/?q=user/register. Masukkan username=admin dan
password= admin@drupal-test.coba kemudian klik “Create
new account”.
3.         Muncul error berikut: “warning: mail() [function.mail]: SMTP
server response: 530 POP authenticate before sending emails.
in C:\wamp\www\drupal-test\includes\common.inc on
line 1970.”, abaikan saja karena memang kita tidak menginstal
SMTP pada domain drupal-test.coba yang kita buat pada
localhost.

4.         Perhatikan di halaman tersebut disebutkan bahwa account
“admin” berhasil dibuat dengan password “x6brNFqaYq”.
Namun di halaman tersebut juga ditampilkan isian untuk
mengubah password yang diberikan oleh Drupal. Misalnya
kita ingin mengubah password tersebut menjadi ‘Admin123”
maka masukkan “Admin123” pada bagian Password dan
Confirm password kemudian klik Submit.
5.         Tinggal 1 langkah lagi, yaitu membuat sebuah konten. Klik
pada bagian “Create account” di menu admin Drupal (sebelah
kiri website) atau http://www.drupal-test.coba/?q=node/add
sehingga muncul pilihan untuk membuat konten baru: page
atau story
6.         Misalnya kita ingin membuat konten dengan tipe Page, maka
Klik pada link Page atau http://www.drupaltest.
coba/?q=node/add/page.
7.         Isi bagian Title dan Body. Bagian “Log message” dipakai
untuk mencatat perubahan yang anda lakukan jika anda
mengedit sebuah konten, sehingga hal ini akan memudahkan
control anda terhadap berbagai versi dokumen (versioning)
mengenali perubahan apa yang dilakukan terutama jika yang
mengedit dokumen ini lebih dari 1 orang (anda dapat juga
membatasi agar konten tipe tertentu hanya dapat diubah oleh
group tertentu saja).
8.         PENTING! Klik “Publishing options” dan cawang/tandai
(checked) bagian “Promoted to front page” kemudian klik
Submit. Sekali lagi bagian “Promoted to front page” harus
anda cawang.

9.         Klik logout untuk melihat website Drupal anda yang pertama.
10.       Selesai. Website baru anda bahkan sudah dilengkapi dengan
RSS Link sehingga konten pada website anda dapat
dimunculkan di website lain


Instalasi Drupal Pada Web Hosting

Sebagai bukti bahwa Drupal adalah salah satu CMS yang popular maka instalasi Drupal sudah tersedia di CPanel. CPanel mempunyai bagian yang disebut Fantastico yang bertujuan untuk memudahkan instalasi aplikasi tertentu pada CPanel. Langkah-langkah untuk instalasi Drupal dengan CPanel sangat mudah sekali berkat adanya Fantastico ini, yaitu:
1.         Login ke CPanel, misalnya www.drupal-id.com/cpanel
2.         Klik Fantastico
3.         Klik pada Drupal. Selanjutnya tinggal masukkan nama
account untuk Admnistrator dan Password-nya saja. Secara
otomatis Fantastico membuat database untuk Drupal.


Instalasi Drupal Dengan Fasilitas FTP Maupun File manager

Untuk instalasi Drupal dengan FTP maupun File Manager CPanel prosesnya sama seperti instalasi pada lokal PC. Hanya saja file diextract di folder public_html/ sehingga menjadi:
public_html\includes\
public_html \misc\
public_html \modules\
public_html \index.php
dan seterusnya. Bisa juga Drupal diinstall pada sub folder.
Joomla
Joomla adalah salah satu CMS (Content Management System) dari ratusan CMS yang ada di dunia ini yang bisa didapat secara gratis. Pengertian CMS itu sendiri adalah pengelolaan isi atau content. Bila dikaitkan dengan web, maka CMS bisa didefinisikan sebagai software yang mampu mengelola isi atau content dari sebuah website seperti melakukan publikasi, edit, ataupun menghapus sebuah content. Tentu saja, pengelolaan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang telah diberikan hak untuk melakukannya. Yang termasuk ke dalam kategori content ini bisa saja berupa tulisan, gambar, video, file, ataupun yang lainnya.
Kelebihan dan Kekurangan Membuat Web dengan Joomla!.

·         Kelebihan Membuat Web dengan Joomla!
Joomla! adalah salah satu Open Source Content Management Systems paling powerfull yang pernah ada. Digunakan diseluruh dunia dari situs yang paling sederhana sampai kepada aplikasi korporasi yang kompleks. Kelebihan Joomla! terletak pada kemudahan instalasi dan pengelolaannya.

CMS yang satu ini merupakan CMS yang lengkap dan banyak dipakai oleh pengembang web baik luar dan dalam negeri. Sebagai jasa pembuatan website murah, penguasaan banyaknya program CMS sudah menjadi sebuah keharusan. Joomla! terbilang lengkap untuk fitur-fiturnya dan untuk belajar joomla pun gampang karena sudah ada id-joomla.com yang didalamnya banyak tutorial tentang CMS ini.
Id-joomla.com merupakan komunitas Joomla! Indonesia, anggotanya sudah banyak dan mereka saling sharing tentang fitur dan plugin terbaru dari Joomla!. Di dalam web ini kita juga bisa download Joomla! bahasa Indonesia. Berikut ini kelebihan-kelebihan membuat website dengan Joomla!.

Kemudahan Instalasi
Kemudahan instalasi merupakan kelebihan CMS Joomla!. Joomla! bisa diinstal secara offline maupun online. Jika kita akan menginstal Joomla! secara offline, maka komputer kita hanya butuh server seperti WAMP. Secara online, Joomla! dapat diinstal di bagian fantastico control panel website kita. Saat ini sudah banyak webhosting yang memberikan fasilitas control panel, hal ini semakin memudahkan kita untuk menggunakan Joomla!.

Kemudahan Pengelolaan
Pengelolaan Joomla! tidaklah susah. Kita tinggal mengelola website dari halaman administrator, tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web. Orang awam dapat dengan mudah menjalankannya.

Open Source
Open Source adalah upaya untuk melepaskan kode-kode program kepada publik. Karena Joomla! adalah CMS Open Source, maka kita dapat menggunakannya secara gratis. Kita hanya cukup membayar web hosting.

Banyak Fitur
Joomla! mempunyai banyak fitur di dalamnya. Component dan module dapat di download secara gratis. Selain itu pengguna juga dapat dengan gampang merubah tampilan web hanya dengan mendownload template dan menginstalnya.

Kemudahan Peng-costum-an.
Joomla! mudah di-custom, baik itu dengan cara object-class ataupun gaya progamming lainnya. Sehingga serumit apapun aplikasi, bisa ditangani dengan mudah tanpa perlu terlebih dahulu memahami API Joomla!.

Kekurangan Membuat Web dengan Joomla!.

Joomla! sebagai alternatif pengembangan web dalam waktu yang cukup singkat, tentunya mempunyai beberapa kelemahan CMS pada umumnya.
Kelemahan ini harusnya diketahui oleh pengembang yang benar-benar menggunakan Joomla! sebagai engine website secara utuh, bukan sebagai referensi.

1. Kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh mesin pencari masih kurang.
Kelemahan ini membuat website kita jarang menempati urutan teratas dari hasil pencarian mesin pencari. Jika anda ingin mengubah Joomla! memiliki kemampuan yang lebih baik dalam hal ini maka anda perlu install komponen freeware Open SEF tetapi kemampuannya tidak sebaik Advanced SEF. Pengguna Joomla! juga harus berhati-hati karena website-nya bisa saja tidak bisa diakses setelah SEF diaktifkan.

2. Keterbatasan ACL (Access Control List)
ACL atau Access Control List adalah kemampuan CMS untuk memberikan akses yang berbeda kepada setiap penggunas atau group tertentu. Dalam hal ACL, maka Joomla! hanya menyediakan group tertentu saja, yaitu: Super Administrator, Administrator, Manager, Publisher, Editor, Registered Pengguna dan Guest. Joomla! tidak mengijinkan anda untuk menambah ACL ini atau mengubah ACL ini.

3. Ketiadaan Multisite
Multisite adalah kemampuan CMS untuk membuat website induk yang terdiri atas beberapa website anak. Sehingga jika perlu upgrade maka cukup induknya saja yang di-upgrade. Ini berguna sekali untuk membangun website komunitas di mana masing-masing anggota mempunyai website-nya sendiri. Fasilitas Multisite ini tidak terdapat di Joomla!.

4. Ketiadaan Tracker
Tracker adalah kemampuan CMS untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh pengguna tertentu. Pada website ini jika anda klik "Tracker" maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis. Fasilitas ini tidak terdapat pada Joomla!.

5. Kurangnya Cache Memory
Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan query ulang pada database tetapi cukup satu query saja. Cache pada Joomla! hanya sekitar 12%.

Cara Menginstall Joomla

Cara menginstall Joomla di Komputer Lokal ( Localhost )
Sebelum dapat menggunakan Joomla untuk membuat atau merancang sebuah website atau blog, ada beberapa persyaratan yang harus kita lakukan atau ada di komputer kita diantaranya :
  • program xampp danyang sejenisnya wisal wamp server,  program ini secara mudahnya dapat diartikan sebagai sebuah program yang berfungsi sebagai server di dalam komputer kita. Untuk yang belum pernah melakukan proses install Xampp dapat melihat di artikel terkait dengan judul ” Tutorial Install XAMPP di komputer
  • Winrar dan atau Program sejenis (winzip, power archiver dll) berfungsi untuk melakukan proses extract dari master joomla yang merupakan File dalam format compress ( Rar, Zip Tar dll)
  • Master Joomla terbaru yang dapat anda download dari sumbernya www.joomla.org
setelah tiga poin diatas terpenuhi maka proses instalasi insya Allah dapat kita lanjutkan, berikut adalah langkah-langkah proses instalasi ( Versi Rheeantz…wkwkkk) tersebut:
  • Buat sebuah Folder baru di ( dengan lokasi ) C:\Program Files\xampp\htdocs\ misal nama folder latihan
  • setelah itu extract ( doouble click aja )  master joomla ke dalam folder tersebut diatas
    C:\Program Files\xampp\htdocs\latihan
  • setelah itu jalankan program xampp dengan mengklik dua kali di desktop icon (logo)  xampp atau start- all programs-apachefriend-xampp-xampp control panel server
  • Buka browser anda dan ketikkan pada address bar localhost/latihan dan akan muncul tampilan instalasi joomla
  • Step 1 Pilihan bahasa : untuk kemudahan pilih aja bahasa inggris atau kalau ingin yang lebih sulit pake aja bahasa prancis atau mana suka-suka dech, Klik tombol Next di kanan atas
  • Step 2 Pres instalation Check , melakukan pengecekan kelengkapan yang dibutuhkan, klik aja Next lagi
  • Step 3 License / lisensi , keterangan mengenai lisensi Joomla yang berlabl GNU General Public Liscense. Klik aja Next
  • Step ke 4 Database Configuration
    pada kolom yang tersedia isikan sebagai berikut:Database Type             = mysql
    Host Name                   = localhost
    Username                     = root
    Password                     = kosongkan saja
Database nama = nama database yang akan anda pakai sebagai database website yang anda buat missal   dblatihan
lalu klik Next
  • Step ke 5 FTP Configuration kita tidak perlu mengisi apa-apa disini klik aja Next
  • Step ke 6 Main Configuration isi kolom yang ada sebagai berikut
    site name : (misal) Website Latihan
    your email : (misal) emailkkuuuu@gmail.com
    admin password : (misal) 123456
    confirm admin password : (ulangi password yang tadi anda buat misal) 123456untuk proses pembelajaran joomla pemula klik tombol Install Sample Data di bagian bawah lalu klik Next
  • Step ke 7 : proses instalasi sudah hampir selesai , yang perlu lakukan sekarang adalah menghapus folder bernama instalation di dalam folder localhost/xampp/latihan
  • setelah Folder bernama instalation tadi sukses dibuang, klik tombol site yang ada di pojok kanan atas instalasi Joomla tahap akhir tadi. dan anda akan melihat sebuah website Joomla siap diutak -atik sesuai keinginan anda.




CMS Wordpress

Wordpress adalah yang paling populer open source dan software blogging bebas. Wordpress dibuat dengan PHP menggunakan MySQL. Hal ini berkembang menjadi hosting blogging terbesar di dunia, digunakan pada ratusan ribu situs dan dilihat oleh puluhan juta orang setiap hari. Berikut adalah daftar tema bebas, ekstensi, dan plugin untuk Wordpress: http://wordpress.org/extend/

Aplikasi Web Dikembangkan Dengan Bantuan Wordpress
  • Sistem publishing Gratis Powerfull
  • Sesuaikan desain didorong Template
  • File / upload gambar
  • Perbedaan antar Kategori
  • Diperbolehkan tag html
  • Pasword protected
  • Mudahnya penggunaan tag meta ( Meta Tag )
Wordpress menawarkan lebih banyak fitur. Wordpress tidak diragukan lagi platform yang paling populer saat ini untuk manajemen konten atau blogging. WordPress adalah sebuah raksasa industri, dengan memiliki plug-in yang banyak dan koleksi tema platform.

Kelebihan CMS Wordpress

  • FULL SEO Friendly
  • Instalasi Mudah
  • Ramah antarmuka pengguna grafis (GUI)
  • Pengeolaan artikel, komentar, dan blog lebih mudah
  • Ringan dan mudah digunakan

Kekurangan CMS Wordpres


Berikut langkah instal CMS WordPress pada Webhosting :
1.         Download CMS WordPress di
CMS WordPress in English : http://wordpress.org/download/
CMS WordPress dalam bahasa Idonesia :
http://id.wordpress.org/
2.         Extract CMS WordPress anda tersebut

3.         Cari dan edit file wp-config-sample.php yang ada di dalam folder WordPress dengan cara buka dengan aplikasi Notepad atau open with notepad. Yang Perlu anda edit adalah karakter yang bertanda merah pada File Wp-config-sample.php Seperti contoh dibawah ini :
<?php
// ** MySQL settings ** //
define(‘DB_NAME’, ‘a4570911_DBname‘); // The name of the database
define(‘DB_USER’, ‘a4570911_DBUser‘); // Your MySQL username
define(‘DB_PASSWORD’, ‘passwordanda‘); // …and password
define(‘DB_HOST’, ‘mysql4.000webhost.com‘); // 99% chance you won’t need to change this value
4.         Isikan sesuai dengan data Mysql data base yang anda miliki. Yaitu DataBase Name, Database User, database Pasword dan Data base host. Bila anda belum membuat nya , silahkan masuk CPanel 00webhost anda dan Pilih menu MySql kemudian buatlah database anda dan masukan datanya pada file wp-config-sample.php

5.         Kemudian rename file wp-config-sample.php anda tadi dengan nama wp-config.php

6.         Archieve semua file dan folder yang didalam folder wordpress tersebut ke dalam file ZIP dengan menggunakan aplikasi / software winrar atau winzip. Ingat archive semua file yang di dalam wordpres jadi tidak termasuk folder wordpress.

7.         Setelah dalam bentuk zip, Upload file tersebut 000webhost anda dengan menggunakan aplikasi / software FTP File zila client atau juga bisa menggunakan web FTP yaitu : http://www.net2ftp.com. Upload file zip tadi ke dalam folder public_html pada web hosting anda.

8.         Setelah upload selesai Extract file anda tadi dengan anda masuk menu cpanel / file manager pada 000web anda atau langsung menggunakan web FTP yaitu di : http://www.net2ftp.com. Untuk FTP filezila perintah extrak tidak tersedia.

9.         Setelah proses selesai anda bisa melakukan proses intalasi denga cara mengakses situs anda yaitu “http://domainanda.co.cc/wp-admin”. Masukan Nama Blog dan nama email yang anda gunakan.

10.       Klik install. Instalasi WordPress sudah selesai anda bisa mengakses CMS WordPress anda dengan url :
“http://domainanda.co.cc/wp-admin” dengan menggunakan user name dan password yang telah tersedia tadi.




Sumber :
http://saungdedimlyd.web.id/artikel/tutorial-komputer/154-cms-joomla-versus-cms-wordpress.html
http://blog.solowebspace.com/cara-menginstall-joomla.html
http://taneyoroshi.blogspot.com/2009/04/kelebihan-dan-kelemahan-web-instan.html
http://www.esc-creation.com/tag/cara-install-wordpress-pada-000webhost/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar